Pengalaman Tes dan Interview di Tribun

Ini pengalaman interview kerja saya yang pertama kalinya, dan pasti akan sangat membekas di hati. Begini ceritanya. Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti proses seleksi untuk menjadi reporter di Tribun Solo.

Saya mendapat info tentang lowongan reporter/wartawan ini di Jobstreet. Beberapa hari setelah apply via Jobstreet saya dihubungi oleh Mas Akira untuk melaksanakan tes di ELTI Solo. Tes kali ini adalah tes pengetahuan umum kewartawanan. Isi tesnya beragam, ada Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, lalu tentang ragam jurnalisme seperti tentang hukum, ekonomi, sosial politik, budaya kesenian, olahraga, dan sebagainya. Di sini yang dibutuhkan pengetahuan yang luas sih, saya rasa bagi yang sering baca atau nonton berita akan sangat membantu karena ada bagian tes yang menyuruh kita menjelaskan tentang beberapa istilah, ada beberapa istilah yang sudah sering saya dengar tapi saya lupa apa maksudnya. Salah satu yang paling saya ingat adalah istilah kasasi, saya tahu ini berhubungan dengan peradilan tapi saya benar-benar lupa apa maksud dari istilah tersebut. Pengetahuan tentang banyak hal sangat diperlukan di sini.

read more

Politik Marga Satwa

Marmut Kecil Pun Bisa Menjadi Harimai Si Raja Hutan di Indonesia

Di negara marga satwa, macan akan muncul sebagai sosok pemimpin karena memang dia dilahirkan untuk itu. Sejak lahir dia dilatih untuk satu saat nanti menjadi kelompok tertinggi dalam stratifikasi masyarakat negara marga satwa. Macan dari kecil sampai mati akan tetap dikenal sebagai macan. Kambing, gajah, dan marmut tidak akan berubah pemikirannya bahwa yang sedang memimpin itu bernama macan. Ketika macan itu baru lahir pun, keluarga kambing, gajah, dan marmut tahu benar dia adalah macan. Semua ini adalah ketentuan alam, kodrati, dan tak akan berubah.

read more

Terrorism Will Never Tear Indonesia Apart

It was deadly attack, but they were fail, like many terrorism attack in Indonesia before.

Yes, maybe they were successfully blow the bomb (eventually failed to blew a car), but no Indonesia’s people are still going on living their full life like it’s not a big deal.  It wasn’t really a big deal, except for the victim’s family.

I remember some years a go when serial bombing attack happened in several city.  It was devastating, yes.  But then, there is no long period mourning or something, live goes on.  Well, maybe except for the Bali Bomb because the victims are more than a thousand and mostly foreigner.

read more

Zionism is not Judaism

Kelompok Yahudi Penolak Zionisme Israel

Banyak yang menyamakan Zionisme Israel dengan Yudaisme atau Yahudi sebagai sebuah agama. Keduanya memang sangat identik. Tak bisa dipungkiri Zionisme adalah sebuah ideologi dan gerakan politik Yahudi di Israel. Namun tetap saja kita tidak bisa gebyah uyah, menganggap semua Yahudi adalah pendukung Zionisme Israel. Salah satu yang tidak mendukung Zionisme adalah Yahudi Haredi.

Haredi adalah semacam salah satu cabang dari Yahudi yang paling ortodoks. Mereka menganggap amalan mereka adalah yang paling murni dari berbagai cabang Yahudi yang ada. Haredi dengan tegas menentang Zionisme dan pembentukan negara Israel. Mereka bahkan tidak ikut merayakan hari kemerdekaan Israel dan hari raya lainnya yang terkait dengan institusi kenegaraan. Intinya secara garis besar mereka menolak kebudayaan sekular Yahudi yang ada di Israel.

read more

Mengenal Sosok Unik Eksentrik Asli Magelang Yang Perlu Dilestarikan, Agus Mulyadi

Siapa Tak Kenal Gus Mul?

Oh ternyata masih banyak, meski sudah heboh beberapa tahun yang lalu karena kemampuan edit fotonya, bahkan sudah sempat muncul di TV nasional ternyata tidak semata-mata membuat Gus Mul dikenal semua orang. Sosok sangat langka (dan hampir punah) ini telah menelurkan tiga buku, pun begitu ternyata masih ada yang belum ngeh ketika saya cerita tentang Agus Mulyadi. Melalui tulisan ini saya mencoba menceritakan tentang Agus Mulyadi, yang hanya saya kenal melalui tulisan-tulisan di buku, blog, dan status-statusnya di FB. Jadi jangan berharap tulisan ini dapat merepresentasikan secara penuh sosok Agus Mulyadi karena memang sosoknya sangat tidak representatif.

read more

Sebuah Resolusi

Tahun Penuh Doa

Di penghujung tahun 2015 Masehi ini saya mencoba diam dan berpikir sejenak. Sudah seberapa banyakkah doa yang saya panjatkan setahun ini. Dari sekian banyak itu berapakah doa yang hanya untuk saya pribadi dan seberapa banyak yang untuk orang lain atau masyarakat dan lingkungan secara umum. Apakah ada sebait doa aku panjatkan untuk kemajuan kampungku, saya tak ingat.

Saya teramat suka nyinyir dan sinis terhadap keadaan bangsa dan negara. Media sosial teramat membantu kenyinyiran dan kesinisan saya itu. Lalu seberapa banyak aksi nyata yang dapat saya hasilkan sebagai reaksi atas keadaan yang membuat saya nyinyir dan sinis itu, saya tak tahu.

read more

5 Aplikasi Smartphone Paling Indonesia tahun 2015

5 Aplikasi Smartphone Paling Indonesia Tahun 2015

Postingan ini adalah lanjutan seri Kaleidoskop 2015

Kelima aplikasi ini mungkin tidak semuanya dibuat oleh perusahaan atau developer dalam negeri, namun memiliki pengaruh besar dalam kehidupan digital masyarakat kelas menengah di Indonesia. Aplikasi di bawah ini mungkin sudah ada sejak sebelum tahun 2015 namun baru meraih kepopulerannya di tahun ini. Penilaian terpenting dari saya adalah aplikasi di bawah ini sangat melekat khas dengan ciri-ciri masyarakat di Indonesia pada umumnya. Tentu semua ini bersifat subyektif sesubyektif terpilihnya buku “Dari Twitwar ke Twitwar” sebagai buku terbaik abad ini, tabik!

read more

Dinasti Banteng di Klaten Bersinar

Catatan Seorang Pemilih Pemula: Babak Baru Politik Dinasti di Klaten (?)

Selasa (22/12) lalu pasangan Sri Hartati dan Sri Mulyani resmi ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Klaten 2015. Hasil ini menjadi sejarah baru bagi Klaten yang akhirnya mempunyai sosok bupati seorang perempuan, tak cukup disitu, wakil bupatinya pun perempuan. Tidak banyak daerah yang dipimpin oleh duo perempuan seperti yang terjadi di Klaten ini.

Saya sangat mendukung semakin banyaknya perempuan yang ikut terlibat di ranah publik seperti ranah politik. Tidak ada masalah sama sekali bagi saya dipimpin oleh seorang bupati perempuan asalkan kinerjanya tetap bisa dirasakan dengan baik oleh masyarakat Klaten pada umumnya.  Saya sangat tidak percaya atas doktrin agama bahwa jika negara dipimpin oleh seorang perempuan maka tunggulah kehancurannya.  Ya kiamat itu pasti, tanpa perlu ada perempuan sebagai pemimpin pun itu tetap pasti.

read more

GOJEK dan Kegalauan Pak Jonan

Sebuah Catatan (orang) Pinggiran

Sebagai orang yang beberapa waktu lalu menjadi orang pinggiran Jakarta dan sangat merasakan manfaat dari Gojek, inilah catatan pinggiran saya. Semoga catatan pinggiran ini tetap diakui keabsahannya walaupun saya benar-benar menjadi orang pinggiran Jakarta dalam waktu yang singkat saja. Tapi toh keseharian saya selalu menjadi orang pinggiran, bahkan sangat jauh terpinggirkan dari hingar bingar kota besar seperti Jakarta dan Jogja. Kecuali sudah diberi penghargaan oleh presiden, tentu saya tidak berani bikin catatan pinggiran seperti ini, apalagi masalah ecek-ecek Gojek yang menyangkut kehidupan ratusan pengemudi dan pengguna jasanya.

read more

Permasalahan Muslim Dunia dan Indonesia di Tahun 2015

SEBUAH KALEIDOSKOP

Tahun 2015 ini, permasalahan muslim di dunia dan di Indonesia sendiri cukup banyak menyita perhatian.  Yang paling utama tentu serangan teror di Paris yang menewaskan lebih dari seratus orang.  Cukup banyak dinamika yang terjadi tahun ini, melalui tulisan ini saya mencoba melihat ulang berbagai permasalahan umat muslim dan Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Pengungsi Suriah

Yang paling utama sebelum masuk ke serangan Paris adalah gelombang pengungsi Suriah.  Sejak semakin memanasnya situasi Suriah beberapa tahun belakangan, gelombang pengungsi Suriah yang mencari Suaka ke negara-negara eropa semakin besar.  Meski gelombang pengungsi sudah terjadi sejak tahun sebelumnya, bisa dikatakan tahun ini adalah yang terbesar dan paling banyak menyita perhatian dunia.

read more